BANGKO | JWI – Semangat menuntut ilmu tidak mengenal batas usia. Hal tersebut dibuktikan oleh 150 warga lanjut usia (lansia) di Kecamatan Pamenang Barat yang mengikuti Wisuda Sekolah Lansia Tangguh (Selantang) jenjang S1 dan S2, Selasa (27/1/2026).
Wisuda yang digelar di Desa Pinang Merah itu dikukuhkan langsung oleh Bupati Merangin M. Syukur, dan berlangsung penuh semangat serta kehangatan. Para wisudawan dan wisudawati berasal dari empat desa, yakni Desa Papit, Karang Anyar, Pinang Merah, dan Pulau Tujuh.
Turut hadir mendampingi Bupati Merangin, Ketua TP PKK Merangin Lavita Syukur, Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Sri Rizky, Kepala BKKBN Dr. Soni, Plt Kepala Dinas Kominfo Ahmad Khoirudin, Camat Pamenang Barat Bambang, serta para kepala desa setempat.
Dalam sambutannya, Bupati Merangin menyampaikan rasa bangga dan apresiasi atas kegigihan para lansia yang tetap bersemangat mengikuti pendidikan nonformal.
Salah satu momen yang mencuri perhatian adalah kehadiran seorang wisudawati berusia 92 tahun yang tampak bugar dan antusias mengikuti seluruh rangkaian acara.
“Hari ini Bapak dan Ibu memberi pelajaran berharga bagi generasi muda. Usia bukan penghalang untuk terus belajar dan bersilaturahmi. Nenek kita yang berusia 92 tahun ini adalah inspirasi luar biasa bagi kita semua,” ujar Bupati, disambut tepuk tangan meriah hadirin.
Sambil berkelakar, Bupati menjelaskan bahwa gelar S1 dan S2 Selantang bukan sekadar simbol seremonial, melainkan representasi kualitas diri lansia yang tetap produktif dan berdaya. Ia menegaskan bahwa manfaat utama dari sekolah lansia ini adalah menjaga kesehatan mental dan sosial.
“Dengan aktif belajar, berkegiatan, dan bersosialisasi, para lansia tidak mudah pikun. Inilah nilai penting dari Sekolah Lansia Tangguh,” tambahnya.
Program Selantang di Kabupaten Merangin merupakan bagian dari upaya strategis pemerintah dalam mewujudkan lansia yang SMART, yakni Sehat, Mandiri, Aktif, Produktif, dan Bermartabat. Melalui program ini, para lansia mendapatkan edukasi kesehatan, ruang interaksi sosial, serta pelatihan kreativitas agar tetap berkontribusi positif bagi keluarga dan lingkungan.
Menutup sambutannya, Bupati Merangin menyampaikan apresiasi kepada Kemendukbangga, BKKBN Provinsi Jambi, Dinas PPKB, serta pemerintah kecamatan dan desa yang telah bersinergi menyukseskan program tersebut.
“Pemerintah Kabupaten Merangin berkomitmen terus mendukung program kesejahteraan lanjut usia sebagai bagian dari pembangunan sumber daya manusia yang inklusif, dari usia dini hingga lansia,” tegasnya.
Reporter: Afadal












