BANGKO | JWI – Bupati Merangin, M. Syukur, resmi melantik enam Kepala Desa (Kades) hasil Pemilihan Pergantian Antar Waktu (PAW) untuk sisa masa jabatan periode 2022–2030. Pelantikan berlangsung khidmat di Aula Rumah Dinas Bupati Merangin, Rabu (28/1/2026).
Enam kepala desa yang dilantik tersebut yakni:
1. Sargawi (Desa Limbur Merangin)
2. Asmadi (Desa Pulau Baru)
3. Ichan Danuri (Desa Pematang Kancil)
4. Rudi Hartono (Desa Muara Jernih)
5. Sayuti (Desa Mekar Limau Manis)
6. Juli Hendra Saputra (Desa Muara Kibul)
Dalam arahannya, Bupati M. Syukur memberikan peringatan tegas terkait maraknya aktivitas Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI). Ia menegaskan bahwa fakta integritas yang telah ditandatangani para kades dan camat bukan sekadar formalitas, melainkan memiliki kekuatan hukum dan konsekuensi yang jelas.
“Saya sudah mengirimkan surat resmi kepada seluruh kepala desa dan camat se-Kabupaten Merangin untuk tidak terlibat PETI. Apa yang dibacakan dan ditandatangani di atas materai itu ada akibat hukumnya. Ini bukan menakut-nakuti, tapi sebagai pemerintah kita tidak boleh ikut merusak lingkungan,” tegas Bupati.
M. Syukur menambahkan, pemerintah saat ini telah membuka ruang legal melalui regulasi Tambang Rakyat, sehingga aktivitas pertambangan dapat dilakukan secara sah, terkontrol, dan ramah lingkungan.
“Manfaatkan regulasi Tambang Rakyat yang ada. Lingkungan tetap terjaga, ekonomi masyarakat terbantu, dan hukum tidak dilanggar,” ujarnya.
Selain menyoroti isu lingkungan, Bupati yang juga mantan Ketua Perancang Undang-Undang Desa di DPD RI itu turut menekankan pemanfaatan Dana Desa agar lebih berdampak langsung bagi masyarakat. Ia meminta para kades memaksimalkan alokasi 20 persen Dana Desa untuk program ketahanan pangan.
Ia mencontohkan pola inovasi kolektif di wilayah Sungai Manau, di mana sejumlah desa menggabungkan anggaran untuk membangun usaha ayam petelur berskala besar.
“Kebutuhan telur dan daging untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG) sangat besar. Ini peluang bisnis desa. Jangan hanya membangun fisik yang dampaknya minim. Bangun BUMDes yang produktif dan berkelanjutan,” jelasnya.
Lebih lanjut, M. Syukur mengingatkan bahwa kepala desa merupakan perpanjangan tangan bupati di tingkat paling bawah pemerintahan. Ia menekankan pentingnya sinergi total dalam mewujudkan visi dan misi pembangunan Kabupaten Merangin.
“Membangun Merangin tidak bisa hanya oleh bupati dan wakil bupati. Harus ada rasa memiliki dari para kades dan camat. Bekerjalah untuk rakyat, jangan rakus,” tegasnya.
Di akhir sambutan, Bupati juga menyinggung para camat agar menempati rumah dinas yang telah diperbaiki pada tahun ini. Menurutnya, keberadaan camat di wilayah tugas sangat penting untuk memastikan respons cepat terhadap berbagai persoalan masyarakat desa.
Reporter : Afadal












