MERANGIN | JWI – Gerakan Pramuka menjadi salah satu organisasi kepemudaan paling terstruktur dan sistematis di Indonesia. Mulai dari tingkat gugus depan di sekolah, kwartir ranting di kecamatan, kwartir cabang di kabupaten, kwartir daerah di provinsi, kwartir nasional di tingkat pusat, hingga terhubung dengan organisasi kepanduan dunia (Scouting).
Hal tersebut disampaikan Ketua Kwartir Daerah (Kwarda) Gerakan Pramuka Jambi, H. Sudirman, saat menghadiri Pelantikan Majelis Pembimbing Cabang (Mabicab), Kwartir Cabang (Kwarcab), dan Dewan Kerja Cabang (DKC) Pergantian Antar Waktu Gerakan Pramuka Merangin, yang digelar di Auditorium Rumah Dinas Bupati Merangin, Sabtu (9/8/2025).
Menurut Sudirman, kader Pramuka Merangin rutin mengikuti kegiatan internasional seperti Jambore Dunia di Jepang, Korea Selatan, dan Virginia, Amerika Serikat.
“Waktu Jambore Dunia di Virginia, kita mengutus dua orang, salah satunya dari Pramuka Merangin,” ujarnya yang disambut tepuk tangan meriah hadirin.
Sudirman yang juga Sekda Provinsi Jambi itu mengajak para orang tua untuk mengikutsertakan anak-anak mereka dalam Gerakan Pramuka.
“Gerakan Pramuka membentuk karakter generasi muda agar tidak salah arah. Mereka akan menjadi harapan bangsa,” tegasnya.
Pada kesempatan itu, Bupati Merangin H. M. Syukur resmi dilantik sebagai Ketua Mabicab Gerakan Pramuka Merangin, didampingi Wakil Bupati H. A. Khafidh sebagai Waka Mabicab, serta Ketua TP PKK Merangin Hj. Levita Syukur dan Wakil Ketua TP PKK Hj. Emi Minarsih sebagai anggota Mabicab.
Selanjutnya, Bupati Merangin selaku Ketua Mabicab melantik Bripka (Purn) Ahmad Fahmi sebagai Ketua Kwarcab Gerakan Pramuka Merangin, bersama jajaran pengurus lainnya. Setelah itu, Ahmad Fahmi melantik anggota Dewan Kerja Cabang (DKC) Pramuka Merangin.
Acara pelantikan turut disaksikan Sekda Merangin Fajarman, para kepala OPD Pemkab Merangin, serta tokoh-tokoh Pramuka setempat.
Dalam sambutannya, Bupati H. M. Syukur berharap pengurus baru mampu membawa Gerakan Pramuka Merangin lebih maju.
“Pramuka harus mencetak generasi muda yang beriman, tangguh, terampil, dan siap mengisi kemerdekaan dengan kegiatan positif,” ujarnya.
Gerakan Pramuka Indonesia lahir pada 14 Agustus 1961, hasil penyatuan berbagai organisasi kepanduan sejak masa kolonial. Organisasi ini menjadi wadah pembinaan generasi muda melalui pendidikan karakter, keterampilan, dan pengabdian kepada masyarakat.(Afadal).












