MERANGIN | JWI – Bupati Merangin H M Syukur kembali melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Kali ini, orang nomor satu di Bumi Tali Undang Tambang Teliti tersebut menyasar Dinas Penanaman Modal, Pelayanan Terpadu Satu Pintu, dan Tenaga Kerja (DPMPTSP-TK), Selasa (30/9/2025).
Dalam sidak itu, bupati terlebih dahulu menyoroti kedisiplinan aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan dinas tersebut. Dari hasil pengecekan, tingkat kehadiran pegawai tercatat mendekati 100 persen, yang dinilai cukup memuaskan.
Namun, di balik capaian itu, Bupati Syukur justru menemukan persoalan serius. Ia mengaku terkejut setelah melihat langsung data investasi di Kabupaten Merangin yang masih tergolong rendah.
“Tadi setelah melihat datanya saya sempat kaget, ternyata angka investasi di Kabupaten Merangin masih cukup rendah. Saya langsung tanyakan ke pegawai, apa penyebabnya,” ujar Syukur.
Dari penjelasan pegawai, rendahnya investasi disebabkan oleh dua faktor utama. Pertama, hingga saat ini Kabupaten Merangin belum memiliki peta wilayah potensi daerah. Akibatnya, calon investor kesulitan mengetahui sektor unggulan apa yang bisa dikembangkan. Kedua, Merangin sudah beberapa tahun tidak lagi mengikuti pameran atau expo di luar daerah untuk mempromosikan potensi yang dimiliki.
Menanggapi hal tersebut, Bupati meminta Dinas PMPTSP-TK untuk segera memprioritaskan penyusunan peta potensi daerah sekaligus memperbanyak promosi investasi.
“Jangan sampai efisiensi anggaran justru menghambat masuknya investasi yang nilainya besar dan bisa mendongkrak perekonomian daerah. Efisiensi boleh dilakukan, tapi kegiatan skala prioritas jangan sampai ditinggalkan,” tegasnya.
Selain menyoroti masalah investasi, Bupati juga mengecek alur pelayanan perizinan, baik yang dilakukan secara online maupun tatap muka. Ia menekankan pentingnya kecepatan, ketepatan, dan keramahan pegawai dalam melayani masyarakat.
“Senyum dalam pelayanan itu juga bagian penting. Pelayanan yang baik akan meningkatkan kepercayaan publik,” pungkasnya.
(Afadal)












